Tampilkan postingan dengan label English Speaking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label English Speaking. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juni 08, 2014

Question Tag (Kalimat Penegasan)

Question Tag (1) (Jawaban positif)
Al Faqih warsono
Question tag adalah kalimat dengan “penegasan”. Orang sering memberi penegasan terhadap apa yang ia ucspksn dengan kata-kata, seperti : “…, kan?”, “…, bukan?”, “…, ia kan?, ya?”.

Letak kata-kata Question tag ada di bagian akhir kalimat pernyataan itu, karena kalimat induknya bukan kalimat tanya, dan memang bukan untuk bertanya.
Berikut ini cara penulisannya:
  1. Subject + be …….., be(n’t) + subject ?
·        Susi is OK, isn’t she?
(Susi cakep, kan?)
Catatan:
Kata “she” [dia perempuan] adalah kata ganti untuk “Susi”, yaitu orang perempuan tunggal.
Orang /pendengar yang setuju akan mengatakan : Yes, she is.
·        I am a boy, aren’t I?
(Saya cowok, ia kan?)
Contoh ini adalah merupakan kekecualian yang tidak sesuai aturan penulisan, yaitu bukan “..’m not I” tetapi menggunakan “aren’t I”
·        They’re coming, aren’t they?
(Mereka akan datang, bukan?)
Catatan: ini bukan untuk menanyakan apakah mereka akan datang atau tidak, tetapi sudah tahu mereka akan datang namun belum terlihat datang sehingga ragu, dan menegaskan bahwa sebenarnya yakin mereka akan datang.
Sehingga respon dari orang lain yang dibutuhkan adalah : Yes, they are.
  1. a. Subject + Verb1 …….., do(n’t) + Subject ?
    • The children play marbles, don’t they?
      (Anak-anak bermain kelereng, bukan?)
      Kata kerja (verb)1 adalah “play” (bermain).
      Kata “they” (mereka) adalah kata ganti untuk “the children” (anak-anak).
b.      Subject + Verb1(s) …….., does(n’t) + Subject ?
·        Saskia reads a novel, doesn’t she?
(Saskia membaca novel, ia kan?)
Kata “she” (dia perempuan) adalah kata ganti “Saskia”.
Verb (kata kerja)1+s adalah reads (dari kata read+s)
  1. Subject + Verb2 …….., did(n’t) + subject ?
·        We came earlier yesterday, didn’t we?
(Kami datang lebih awal kemarin, bukan?)
Kata “came” adalah kata kerja (verb)2 dari kata “come + did”.
Kata “came” menunjukkan datangnya pada waktu yang sudah lewat/yang lalu.

  1. a. Subject + have + verb3 ……, have(n’t) + subject ?
·        The people have worked hard, haven’t they?
(Orang-orang telah bekerja keras, bukan?)
Kata “they” (mereka) adalah kata ganti untuk “the people”(orang-orang). Ingat setiap subjek berbentuk jamak, kata gantinya adalah “they” (mereka).
Kata “worked” adalah kata kerja (verb)3 dari kata “work-worked-worked” (bekerja).
b. Subject + has + verb3 ……, has(n’t) + subject ?
·        Mr. Nono has gone to school, hasn’t he?
(Pak Nono telah pergi ke sekolah, kan?)
Seperti  pada penjelasan di atas bahwa kata ganti untuk orang laki-laki tunggal adalah “he”. Jadi, Mr. Nono kata gantinya adalah “he”.
kata “gone” adalah cirri kata kerja (verb)3 dari kata “go-went-gone” (pergi)
  1. Subject + modals …….., modals(n’t) + subject ?
    Modals (dalam Bahasa Inggris) termasuk dalam kata bantu juga sebelum kata kerja dalam predikat. Berikut perbandingan antara modals dan Question-tag modals-nya dalam pernyatan positif.


QUESTION-TAG MODALS
Can
Can’t
Could
Couldn’t
Should
Shouldn’t
Would
Wouldn’t
Must
Mustn’t
May
Mayn’t
Will
Won’t
Shall
Shan’t

·        You can speak Javanese, can’t you?
(Kamu bisa bicara Bahasa Jawa, kan?)
Bentuk negative dari kata “can” sebenarnya tidak hanya “can’t” tapi juga “cannot”, tetapi dalam penggunaan question tag, biasa menggunakan “can’t”
Jadi bukan : You can speak Javanese, cannot you?*
Catatan:
modals dalam table yang berwarna kuning di atas, adalah bentuk special, dimana “will” tidak menggunakan “willn’t” tetapi “won’t”. begitu juga “Shall’ menjadi “shan’t” bukan “shalln’t”.


  1. Question tag sesudah  imperative (kata peintah)
    Jika kalimat induk menggunakan imperative (perintah), berarti subject-nya adalah “YOU”. Oleh karena itu Question tag menggunakan “will you; won’t you; would you; can you; can’t you; atau could you”.
    Kata Tanya-kata Tanya itu dalam hal ini bukan berfungsi sebagai kata Tanya dalam kalimat Tanya, tetapi sebagai penegasan yang semisal dengan “please” atau permintaan dengan bentuk modals di depan kalimat perintah tersebut. Nada ucapannya menggunakan intonasi naik.
    Contoh:


    • Do sit down, won’t you?
      (duduklah! Bisa duduk, kan?)
      maknanya seperti : Won’t you do sit down?
      Tetapi kalimat ini berbentuk pertanyaan.
    • Shut up, can’t you?
      (tolong diam! Bisa diam, kan?
      maknanya seperti :
      Shut up please! (tolong diam!) atau
      can’t you shut up?
      (tidak bisakah kamu diam?)
    • Open a window, would you?
      (Bisa buka jendela, kan?)
      maknanya seperti :
      Would you open a window?
      (maukah kamu buka jendela?)
    • Give me a hand, will you?
      (mau kan kamu ulurkan tangan padaku?)
      maknanya seperti :
      Will you give me a hand?
      (maukah kamu ulurkan tangan padaku?)

Catatan: jika perintahnya berbentuk negative, maka question tag-nya hanya menggunakan “will you?”. Seperti  : Don’t forget, will you? (bisa tidak lupa, kan?).
Question tag “will, would, can, dan can’t” digunakan untuk menyuruh orang lain. Sedangkan. ”won’t” digunakan untuk mengundang/mengajak”.



  1. Question tag sesudah  “There”
    a. There + auxiliary verb…….., be(n’t) + there ?
    • There’s something wrong, isn’t there?
      (Ada sesuatu yang salah, ya?)
    • There will be a problem, won’t there?
      (Akan ada maslaah, ia kan?)


Catatan:
Auxiliary verb (kata kerja Bantu), digunakan sebagai predikat kalimat yang kata kerjanya tidak sempurna. Kalimat “there is something wrong” tidak memiliki kata kerja, sementara “something wrong” adalah predikatnya “there”, maka “is” membantu menyempurnakan predikat setelah subjek “there”.
Pada  kalimat “There will be a problem”, kata “a problem” adalah kata benda, jadi tidak ada kata kerja sebagai predikat dari subjek “there” nya. Sedang pengertiannya belum akan terjadi, maka “will” digunakan sebagai “auxiliary” dan “be” sesudah nya.


  1. Question tag sesudah  “nothing dan nobody/no one”
    nothing dan nobody/no one adalah kata-kata negative, sehingga Question tag-nya menggunakan bentuk positif. Kata”it” digunakan untuk menghindari pengulangan “nothing”. Dan “they” untuk menghindari pengulangan “nobody/no one”.
    Contoh:
    • nothing can stop us now, can it?
      (tidak ada yang dapat menghentikan kita, kan?)
    • nobody phoned while I was out, did they?


  2. Question tag sesudah   “somebody, someone, every body, every one”
    Question tag sesudah kata-kata itu menggunakan “they”, meskipun dalam kalimat pernyataaan (induknya) menggunakan predikat yang menunjukkan tunggal.
    Contoh:
    • Someone is knocking at the door, aren’t they?
      (seseorang tengah mengetuk pintu, kan?)
      Catatan:
      Karena “someone” diganti “they” maka “is” pun diganti dengan “are”, karena kata Bantu untuk “they” bukan “is” tetapi “are”.
    • Somebody borrowed my coat yesterday, didn’t they?
      (seseorang meminjam jasku kemarin, ya kan?


  3. Question tag sesudah  Ellipsis
    Ellipsis adalah kalimat dengan membuang/menghilangkan subject kata ganti dan auxiliary verb (kata kerja Bantu)nya. Pada question tag-nya mengembalikan subject kata ganti dan auxiliary verb (kata kerja Bantu)nya itu, karena pada hakekatnya kalimat ellipsis menyembunyikan itu.
    Contoh:
    • Nice day, isn’t it?
      (hari yang cerah, ya kan?
      asalnya adalah : It is a nice day, isn’t it?
      karena subject “it” juga digunakan untuk menunjukkan “waktu” sebagai “it impersonal”.
Ellipsis juga terjadi pada kalimat yang berasal dari kalimat Tanya. Contoh:
·        Your mother at home, is she?
(apa betul ibumu ada di rumah?, [kan ia sedang pergi? Mana mungkin ada])
Catatan:
Makna kalimat di atas adalah “ibumu [tidak ada] di rumah, kan?”
Kalimat Tanya  dalam question tag bersifat ragu dan mengandung unsure negative, maka question tag-nya menggunakan bentuk positif. Ingat kalimat ellipsis adalah kalimat yang menyembunyikan bagian kalimat dan maknanya karena dianggap sudah  dupahami/dimengerti.
asal kalimat di atas adalah:
your mother isn’t at home
·        John be here tomorrow, will he?
(apa benar John di sini besok, [sesuatu yang tidak akan terjadi karena tahu bahwa John memang tidak ada di sini], jika ada di sini mengherankan)
Asalnya adalah :
 John won’t be here tomorrow.\


Minggu, Mei 04, 2014

Public Speaking

Public speaking adalah seni berbicara di depan umum /public tentang suatu hal/topic tertentu secara lisan, dengan tujuan memengaruhi, mengajak mendidik, mengubah opini, memberikan penjelasan, dan memberikan informasi.
Ketakutan terbesar
Apa yang paling Anda takuti dari pilihan-pilihan berikut :
  Ø  Kematian
  Ø  Ketinggian
  Ø  Masalah keuangan
  Ø  Air yang dalam
  Ø  Penyakit
  Ø  Berbicara di depan kelompok/public speaking 
 Jika ketakutan terbesar Anda adalah berbicara di depan kelompok, bearti Anda masih normal. Penelitian yang di akukan terhadap tiga ribu orang di Amarika menemukan bahwa sebagian besar responden memiliki ketakutan yang sama, yaitu takut untuk berbicara di depan sekelompok orang. Yup, public speaking. Bahkan, ketakutan itu jauh mengungguli kematian dan yang lainnya.
Padahal, kemampuan di dalam melakukan prestasi atau berkomunikasi merupakan factor yang sangat mempengaruhi Anda untuk mendapatkan promosi dan peluang pekerjaan baru. Meskipun keterampilan yag sam dimiliki oleh dua orang kandidat, tetapi yang dimiliki kemampuan berkomunikasilah yang akan diprioritaskan.
Seorang Ilmuan mengatakan “orang sukses adalah pembicaraan yang sukses, begitulah pula sebaliknya.”
Ketakutan adalah embrio untuk mendapatkan kesuksesan sebagai public speaking.
KEINGINAN X KETAKUTAN X PERSIPAN = KEBERHASILAN
Keinginan Anda harus seiring sejalan dengan ketekunan serta persiapan yang harus Anda lakukan agar mengahasilkan keberhasilan yang luar biasa. Tanpa keinginan yang kuat, ketekunan tidak akan terlahirkan. 100 %
      1.       Anda harus memiliki 100% KEINGINAN untuk menjadi public speaker baik (dere to dream)
      2.       Anda harus memiliki 100% KETEKUNAN melangkahkan kaki (dare to action) 
      3.       Anda harus melakukan PERSIAPAN 100% (dare to prepare)
 Keinginan yang setengah hati hanya akan membuahkan kekecewaan. Jika Anda tidak bertekad kuat untuk mengembangkan kemampuan, Anda akan menyerah dan hasinya akan sia-sia.


Kegagalan vs ketakutan
To keep a lamp buning
We have to keep putting oil in it

Kemengan yang paling besar
Bukanlah karena kita tidak perna jatuh,
Melainkan karena kita bangkit
Setiap kali kita jatuh

Sehebat apapun bakat dan pengalaman yang Anda miliki,
Persiapan menyumpang 90%
Dari keberhasilan bebicara Anda

Dengan kunci yang tepat seseorang bisa mengatakan apa saja.
Naming bila kuncinya salah, tak sesuatu pun dapat dikatakan.
Bagian yang tersulit adalah menentukan kunci tersebut.

Sebuah karya besar tidak ditentukan oleh keberuntungan,
Malainkan oleh ketekunan karja keras.

Keberhasilan tidak akan datang pada mereka yang hanya
Menungguh saja, dan tidak akan menunggu
Siapa saja untik datang padanya

Hidup ini dapat menjadi petualangan yang menantang
Atau menjadi tidak bearti sama sekali

Dunia ini adalah panggung sandiwara
Dan pria serta wanita, adalah pemainnya.

Jangan takut bila akan mengahadapi pendengar.
Pandanglah mereka sebagai kesempatan untuk
Mengembangkan kemampuan Anda sebagai pembicara.